contoh kalimat von bismarck
- Let Automobile Von Bismarck give it a try.
Biarkan Automobile Von Bismarck mencobanya. - Count Fuckin' Asshole Von Bismarck!
Sialan, Von Bismarck bajingan! - Federal Chancellor Otto von Bismarck in the beginning only established a Bundeskanzleramt as his office.
Kanselir Otto von Bismarck pada awalnya hanya mendirikan Bundeskanzleramt sebagai kantornya. - In 1987, she married Count Carl-Eduard von Bismarck-Sch?nhausen, great-great-grandson of Otto von Bismarck.
Pada tahun 1987, ia menikahi Count Carl-Eduard von Bismarck-Sch?nhausen, cicit dari Otto von Bismarck. - Weiss claimed that Battaros, Demosthenes, Pericles, Justinian, Otto von Bismarck, and Winston Churchill were clutterers.
Weiss mengklaim bahwa Battaros, Demosthenes, Pericles, Justinian, Otto von Bismarck, and Winston Churchill merupakan penderita gangguan irama bicara. - The office was created in the North German Confederation in 1867, when Otto von Bismarck became the first Chancellor.
Jabatan tersebut dibuat di Konfederasi Jerman Utara pada 1867, saat Otto von Bismarck menjadi Kanselir Pertama. - The only person to hold the office was Otto von Bismarck, the prime minister of Prussia.
Satu-satunya orang yang memegang kantor adalah Otto Graf von Bismarck-Sch?nhausen (lebih dikenal hanya sebagai Otto von Bismarck), Perdana Menteri Prusia. - During the 19th century, Chancellor Otto von Bismarck united the German principalities into a "Lesser Germany", which excluded the Austrian Empire.
Ketika abad 19, kanselir Otto von Bismarck menyatukan kerajaan Jerman menjadi “Jerman Bawah” dengan pengecualian Kekaisaran Austria. - Otto was placed under medical supervision, and reports about his condition were sent by spies of Prussian Chancellor, Otto von Bismarck.
Otto ditempatkan di bawah pengawasan medis dan laporan tentang kondisinya dikirim oleh mata-mata ke Kanselir Prusia Otto von Bismarck. - William, crowned King Wilhelm I in 1861, appointed Otto von Bismarck to the position of Minister-President of Prussia in 1862.
Wilhelm, yang dimahkotai sebagai Raja Wilhelm I pada tahun 1861, mengangkat Otto von Bismarck menjadi Presiden Menteri Prusia pada tahun 1862. - During the 19th century, Chancellor Otto von Bismarck pursued a policy of uniting the German principalities into a "Lesser Germany" which would exclude the Austrian Empire.
Selama abad ke-19, Kanselir Otto von Bismarck menyatukan prinsipalitas-prinsipalitas Jerman menjadi "Jerman Kecil" tanpa mengikutsertakan Kekaisaran Austria. - The proposal was essentially written by Otto von Bismarck, the Prussian minister-president and first and only Bundeskanzler (the sole minister) of the Confederation.
Pada 16 April, hukum tersebut dijadikan konstitusi, yang secara esensial ditulis oleh Otto von Bismarck, menteri-presiden Prusia dan Bundeskanzler (menteri tunggal) pertama dari konfederasi tersebut. - Namibia became a German colony in 1884 under Otto von Bismarck to forestall perceived British encroachment and was known as German South West Africa (Deutsch-Südwestafrika).
Namibia menjadi koloni Jerman pada tahun 1884 di bawah Otto von Bismarck untuk mencegah perambahan Inggris dan dikenal sebagai [[Afrika Barat Daya Jerman (Deutsch-Südwestafrika). - Otto von Bismarck in particular had a great amount of power, but it was not until 1949 that the chancellor was established as the central executive authority of Germany.
Otto von Bismarck pada khususnya memiliki sejumlah besar kekuasaan, tapi tidak begitu banyak sampai tahun 1949 Kanselir dibuat sebagai pusat otoritas eksekutif Jerman. - Under Otto von Bismarck, the anti-Catholic Kulturkampf in Prussia led to significant restrictions on the Catholic Church in Imperial Germany, including the Jesuits Law of 1872.
Di bawah Otto von Bismarck, Anti-Katolik 'Kulturkampf' 'di Prusia menyebabkan pembatasan yang signifikan terhadap Gereja Katolik di Imperial Jerman, termasuk Yesuit Law (1872) Hukum Yesuit 1872. - Otto von Bismarck remarked upon hearing of the split at the First International that "rowned heads, wealth and privilege may well tremble should ever again the Black and Red unite!".
Otto von Bismarck berkata, setelah mendengar dari perpecahan Internasional Pertama, "Kepala bermahkota, orang kaya dan bangsawan mungkin akan takut apabila Hitam dan Merah bersatu!" - During the late 19th century, trade with China was dominated by the British Empire, and Otto von Bismarck was eager to establish German footholds in China to balance the British dominance.
Pada masa akhir abad ke-19, perdagangan dengan Tiongkok didominasi oleh Kerajaan Inggris dan Otto von Bismarck ingin mendirikan basis kedudukan Jerman di Tiongkok untuk mengimbangi dominasi Inggris. - The Treaty of Versailles of 1871 ended the Franco-Prussian War and was signed by Adolphe Thiers, of the French Third Republic, and Otto von Bismarck, of the German Empire on 26 February 1871.
Traktat Versailles pada 1871 mengakhiri Perang Prancis-Prusia dan ditandatangani oleh Adolphe Thiers, dari Republik Prancis Ketiga, dan Otto von Bismarck, dari Kekaisaran Jerman pada 26 Februari 1871. - The goal of this student group was to organize a revolution that would lead to the creation of a strong and united China, similar to how Otto von Bismarck had created a strong and united Germany.
Tujuan kelompok itu adalah untuk mengatur revolusi yang akan mengarah pada pembentukan Tiongkok kuat dan bersatu, mirip dengan cara Otto von Bismarck membentuk Jerman yang kuat dan bersatu. - Black, white and red were in fact the colours of the old North German Confederation flag (invented by Otto von Bismarck, based on the Prussian colours black and white and the red used by northern German states).
Sebelumnya, warna hitam, putih, dan merah digunakan sebagai warna bendera Konfederasi Jerman Utara (yang didirikan oleh Otto von Bismarck, yang diilhami dari warna hitam putih bendera Prusia).